Minggu, 06 November 2011
IBU BAYI KE-7 MILIYAR DITELFON SBY DAN TERIMA KADO PEMKO
PAYAKUMBUHKOTA.GO.ID :-) Bayi perempuan mungil itu, hadir tak hanya menebar berita bahagia di tengah keluarga kecil pasangan Herri Wiharjo Kusumo (22) dan Yona Sastra Yetti (23), tapi juga membuat berita suka bagi warga kota Payakumbuh. Kehadiran bayi, panjang 51 cm dengan berat badan 3,7 Kg yang dinobatkan sebagai manusia ke-7 milyar di dunia, mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono ikut larut dalam suasana bahagia keluarga baru ini.
“Kami sekeluarga ditelefon oleh staf BKKBN Sumatera Barat atas nama Presiden SBY dan Ibu Negara Adi Yudhoyono, Selasa (1/11), sekitar pukul 21.00 WIB,” aku Herri orang tua bayi ini, ketika ditemui Wartawan di klinik bersalin bidan Yurleni, di Kelurahan Balai nan Duo, Payakumbuh Barat, Rabu (2/11).
Menurut Kepala Badan Pembedayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga berencana (BPMP-KB) Payakumbuh,Yoherman, SH, S.Sos, Presiden SBY menucapkan Selamat atas kelahiran Puteri kami. Dan meminta kesediaan kami sekeluarga menerima tawaran Presiden SBY, untuk memberi nama kepada anak kami. Tanpa ragu-ragu, kami jawab, bersedia pak,” papar Herri.
Nama pemberian Presiden SBY itu, dikatakan masih ditunggu keluarga pengusaha mikro, agen kue ini. Padahal, keluarga ini mengaku sudah punya nama terhadap bayinya, yaitu Chila Aqueen Wiharjo Kusumo.
Kado Walikota
Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wawako H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH serta Ketua DPD KNPI Sumbar Adib Fikri, bersama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Yoherman, SH, S.Sos, datang membezuk anak ke-7 miliyar pilihan Presiden SB ini. Menurut Yoherman, Senin (31/10) itu, tercatat tiga bayi yang lahir di Payakumbuh, dan namanya dikirim ke Sekneg di Jakarta. Dari ratusan bayi yang lahir, ternyata bayi dari Payakumbuh, beruntung dinobatkan sebagai bayi ke-7 miliyar dari Indonesia. Seorang lagi, bayi laki-laki dari Surabaya, Jatim.
Walikota Josrizal dan Wawako Syamsul Bahri serta Ketua DPD KNPI Sumbar Adib, bergantian menggendong bayi keramat ini. “Mudah-mudahan bayi ini menjadi anak yang saleha dan milyuner nanti,” ucap Walikota sambil memberikan kado kepada pasangan keluarga ini. “Bayi ini telah membawa keberuntungan bagi Kota Payakumbuh di seantero Tanah Air,” tambah wawako.
Penetapan tanggal 31 Oktober 2011, sebagai hari penggenapan jumlah penduduk dunia sebanyak 7 milyar jiwa oleh PBB, di sebagaian negara di belahan dunia lain di sambut gegap gempita. Mereka sepakat, setiap Negara-negara di dunia berhak mendaftarkan sepasang bayi yang lahir pada tanggal tersebut sebagai penggenap manusia ke 7 milyar.
Dari Indonesia sendiri ada sepasang bayi yang di daftarkan oleh BPMPKB. Mereka adalah bayi laki-laki dari pasangan asal Surabaya dan bayi perempuan yaitu Chila Aqueen Wiharjo Kusumo dari pasangan Herri Wiharjo Kusumo dan Yona Sastra Yetti dari kota Payakumbuh.
INFO PAYAKUMBUH TERKINI
Kawasan Tugu Adipura di pertigaan Jalan Sudirman, Jalan Sukarno-Hatta dan Jalan A.Yani di jantung kota Payakumbuh, jadi pusat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1432 H di Payakubuh, Minggu (6/11). Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kota ini, menetapkan Guru Besar IAIN Imam Bonjol Padang, Prof. DR. H. Syafruddin Nurdin, MPd, sebagai khatib. Sedangkan, selaku imam sholat ID, Ustadz Idham Khalid dari Yonif 131 BS kota Payakumbuh.
Ketua PHBI Payakumbuh, Drs. Syafruddin, di Balaikota Payakumbuh menginformasikan, Jum’at (4/11), Hari Raya Idul Adha 1432 H jatuh 10 Dzulhijah atau 6 November 2011. Serentak diseluruh Tanah Air. “Kita bersyukur, peringatan Hari Raya Qurban ini, tidak terjadi perbedaan harinya di Indonesia,” ucap Syafruddin. Warga kota, terutama umat Islam, diajak untuk beramai-ramai menjalani shalat Idul Adha di kawasan Tugu Adipura.
Dikatakan, jika hari hujan yang tak bisa dielakkan shalat Idul Adha dipindahkan ke masjid terdekat, seperti Masjid Taqwa Parak Batuang, Masjid Ansharullah Muhammadyah dan Masjid Jami’ak Payakumbuh serta sejumlah masjid lainnya di pusat kota.
Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wakil Walikota H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH bersama Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos serta anggota Muspida serta pimpinan SOPD di jajaran pemko akan ikut bersama warga menunaikan Shalat Idul Adha di kawasan Tugu Adipura.
Sabtu (5/11) malam sesudah shalat Isya, PHBI bersama jemaah-jemaah masjid di 76 kelurahan se-Kota Payakumbuh akan melakukan takbiran keliling kota guna menyemarakkan lebaran Idul Adha. Dalam rombongan takbiran ini, juga akan ikut rombongan pemerintahan kota dan kecamatan, dipimpin Walikota H. Josrizal Zain dan Wawako Syamsul Bahri.
Ketua PHBI Payakumbuh, Drs. Syafruddin, di Balaikota Payakumbuh menginformasikan, Jum’at (4/11), Hari Raya Idul Adha 1432 H jatuh 10 Dzulhijah atau 6 November 2011. Serentak diseluruh Tanah Air. “Kita bersyukur, peringatan Hari Raya Qurban ini, tidak terjadi perbedaan harinya di Indonesia,” ucap Syafruddin. Warga kota, terutama umat Islam, diajak untuk beramai-ramai menjalani shalat Idul Adha di kawasan Tugu Adipura.
Dikatakan, jika hari hujan yang tak bisa dielakkan shalat Idul Adha dipindahkan ke masjid terdekat, seperti Masjid Taqwa Parak Batuang, Masjid Ansharullah Muhammadyah dan Masjid Jami’ak Payakumbuh serta sejumlah masjid lainnya di pusat kota.
Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, Wakil Walikota H. Syamsul Bahri, Sekdako H. Irwandi, SH bersama Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos serta anggota Muspida serta pimpinan SOPD di jajaran pemko akan ikut bersama warga menunaikan Shalat Idul Adha di kawasan Tugu Adipura.
Sabtu (5/11) malam sesudah shalat Isya, PHBI bersama jemaah-jemaah masjid di 76 kelurahan se-Kota Payakumbuh akan melakukan takbiran keliling kota guna menyemarakkan lebaran Idul Adha. Dalam rombongan takbiran ini, juga akan ikut rombongan pemerintahan kota dan kecamatan, dipimpin Walikota H. Josrizal Zain dan Wawako Syamsul Bahri.
Langganan:
Postingan (Atom)
